Matinya Nurani ….

Beberapa hari belakangan, di mass media ramai memberitakan kisah seorang pemulung yang harus membopong sendiri jenazah putrinya – yang meninggal karena tidak terobati dengan layak- naik KRL, karena ngga punya biaya ambulan dan penguburan.

Sedih ya …

Ada 2 hal yang harus dilihat di sini:

  1. Kegagalan pemerintah menyediakan biaya pengobatan murah/gratis bagi penduduk tidak mampu. Kalau yang ini, gw ngga comment dah … mending ‘keep golput’ aja 🙂
  2. Kegagalan kita sebagai sesama manusia untuk peduli dan “membuka mata” terhadap kejadian yang terjadi di sekitar kita. Sungguh ironi, padahal di televisi sedang musim model reality show “bagi-bagi rejeki” kepada kaum pa-pa.Duh …., di mana pula kasih sayang dan tolong menolong terhadap sesama yang dulu wajib kita pelajari di sekolah (ingat ‘PMP’). Saya dengar dari seorang rekan, seorang karyawan ditodong dan dirampok di atas jembatan penyeberangan jalan Sudirman, tanpa mendapatkan bantuan dari orang2 yang berada di sekitar situ ! Coba ingat, berapa banyak korban perampokan yang terjadi di tengah keramaian, tanpa bisa berbuat apa2 ! Bahkan ditempat ramai sekalipun kita sudah tidak merasa aman . Jangan2 kita perlu Batman or Superman !!

Lesson learned:

  1. Tetap Golput … disclaimer: ‘ini bukan ajakan’
  2. Buka mata dan buka hati. Seperti yang Aa Gym ajarkan, mulai dari diri sendiri, dan lakukan mulai sekarang ….
  3. I still think that we need a Hero 🙂
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: