Hardy Heron dan Vista di Acer Aspire 2920

Secara umum, laptop ini cukup menarik. Reasonable price, small but powerful enough. Dilengkapi dengan processor Intel Core 2 Duo T5750, monitor 12″, RAM 1GB DDR2, Hard disk 160 GB, Wireless LAN, Web Cam dan Bluetooth. Sudah beberapa bulan, laptop ini menemani saya berpetualang.

By default, laptop ini pre-install dengan Vista Home Basic -sudah coba saya nego dengan penjualnya agar bisa beli “kosongan” tapi tidak berhasil, akhirnya terpaksa juga saya mencicipi Vista :-). Selain itu, laptop ini juga dilengkapi dengan software pre-install termasuk Microsoft Office Trial 60 hari (ehm, tinggal berapa hari nih?) dan McAfee Anti Virus Trial. Jujur, saya ngga terlalu tertarik. Yang ada di kepala hanya gimana caranya si Hardy bisa “nangkring” di laptop ini. Sayangnya, saat pembelian tidak laptop ini tidak dilengkapi dengan CD/DVD recovery. Kata si penjual, itu harus dibuat sendiri.

Berikut adalah langkah-langkah umum “menaikkan” Hardy ke laptop ini:

Langkah Pertama, buat recovery DVD. Kata si penjual, perlu 2 keping DVD untuk membackup seluruhnya. Untungnya ada aplikasi bawaan dari Acer untuk ini. Simple dan straight forward. Hanya saja, ternyata proses backup ini lumayan makan waktu.

Langkah Kedua, lakukan defragment hard disk. Dari tokonya, sudah dibuat 2 partisi. Satu sistem dan satu data. Karena nanti disk bakal kita partisi, ada baiknya, dilakukan defrag pada disk.

Langkah Ketiga, gunakan Hardy Heron Live CD. Dalam posisi Live CD, gunakan Partition Editor untuk mengedit partisi. Be careful, meski sudah berkali-kali saya melakukan hal ini dalam proses instalasi Linux, tetap saja bagian ini yang membuat grogi šŸ™‚ Setelahnya, lakukan instalasi Hardy dari Live CD, ikuti langkah instalasinya step by step. Mestinya sih ngga ada masalah, pada laptop saya, instalasi berjalan mulus. Begitu selesai, sistem restart dan yupp …. GRUB sudah aktif. Pilihan OS muncul di situ. Mau Ubuntu 8.04 atau Vista/Longhorn.

salah satu komplain saya pada distro ini adalah tampilan GRUBnya yang kurang manis. Beda dengan misalnya SuSE atau Mandriva. Bisa diubah sih, tapi kenapa sih ngga dibuat aja …. :-)

Hebatnya, Ubuntu Hardy Heron, bisa berjalan dengan mulus di laptop ini. Wireless adapter bisa langsung dikenali dan bekerja dengan baik. Webcam bisa dikenali oleh paket Cheese. Dua hal yang belum saya coba adalah modem -sepertinya ngga terdeteksi- dan bluetooth. Fungsionalitas yang jarang saya pake.

Langkah Keempat, sebenarnya laptop sudah dalam kondisi ‘ready-to-go”, tapi kurang lengkap rasanya apabila Anda tidak menambah beberapa paket aplikasi. Apabila sudah punya DVD repository, daftarkan DVD pada source. DVD repository berisikan paket-paket program yang ada di distro Ubuntu yang amat berguna bagi Anda yang fakir bandwitdh seperti saya. Seluruhnya ada 5 keping DVD repo yang bisa Anda beli di toko-toko online (lihat http://www.ubuntu-id.org). Apabila tidak, saya sarankan Anda mengarahkan repository Anda ke mirror lokal untuk menghemat bandwidth.

Langkah Kelima, Make Up. Install compiz manager, AWN, dan theme yang Anda suka.

Sekarang, Hardy sudah bisa menemani saya bekerja dan berpetualang. Sekali-sekali saya menengok si Vista hanya untuk melakukan update system dan AV-nya. But most of my time, si Hardy yang menemani saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s