Linux di Server COMPAQ PROLIANT 1600

Mumpung masih fresh, dan mumpung saya lagi pengen nulis maka saya pandang perlu untuk share pengalaman ini.

Ceritanya, saya dapat “warisan” sebuah server tua -yang kata System Administrator saya mesinnya lumayan bandel- yang sudah out-of-support dan tadinya akan didaftarkan di kategori mesin-mesin yang akan di-disposed. Ketika diserahterimakan ke saya, masih ada Microsoft Windows 2000 Advanced Server “nangkring” di sana. Di benak saya, nih OS mesti dihancurkan dulu, bukan karena apa-apa, selain OS-nya ngga memungkinkan untuk diupgrade ke versi yang lebih tinggi,  saya juga ngga mau membebani kantor dengan ongkos lisensi. Lha wong tadinya mesin mau dibuang, kok ….?

Mesti diganti Linux yang free, tapi problemnya begitu banyak distro, mana yang paling cocok? Rencananya mesin ini akan jadi server internal departemen dan untuk keperluan “eksperimental” … hehe. Jadi, untuk server bukannya desktop.

Terus terang, saya belum pernah megang server. Ini pertama kali saya dapat “mainan” server betulan. Biasanya, saya ngoprek di PC yang saya kemudian jadikan “server”.  Bengong sebentar, ada CDROM, ada slot untuk tape, 2 buah SCSI disk, 512 RAM, liat ke belakang mesin -mana colokan keyboard, mana untuk mouse (masih PS2) dan mana untuk monitor. Karena saya cuma dapet body alias servernya doang, saya kemudian  celingak-celinguk cari monitor, keyboard dan mouse. Setelah dapet pinjeman, kemudian colok sana-colok sini, dan nyalakan … yups, berjalan dengan baik dengan Windows Advanced Server 2000 di dalamnya.  Kemudian dengan percaya diri, saya masukkan CD Ubuntu 9.04 ke dalam CD ROM nya, reboot dan whoila …. di layar monitor keluar ‘funny characters”! Even live CD ngga mau jalan.

Nah lo! Gimana cara formatnya? Googling sebentar, nemu petunjuk di http://ubuntuforums.org/archive/index.php/t-984537.html. Oh, ternyata perlu CD Compaq SmartStart …. ehm, mesti minta dulu ke System Admin. Setelah dapet, ikuti langkah-langkah di link itu, cukup straight forward kok. Intinya, format disk dan menyiapkan disk untuk kernel linux.

Beres? Oh, jangan senang dulu my friend, perjalanan ternyata masih jauh. Ternyata Ubuntu 9.04 ngga bisa. Lagi-lagi keluar ‘funny characters’ di monitor. Okey, mungkin kernel version-nya ketinggian. Ambil BlankOn 2.0, jangan lupa ketik kernel option “acpi=off noapic nolapic” dan instalasi berhasil hingga selesai. Tapi ….. begitu reboot, monitor blank! Sepertinya problem di VGA ya? Lha wong kalo text mode, mau kok? Googling lagi, dapat petunjuk sedikit. Masuk ke recovery mode, utak-utik ‘xorg.conf’ nya. Masih gagal, hingga jam pulang, layar masih blank dan BlankOn 2.0 sudah terinstall, jadi ngga bisa dipakai. Bah! Jangan-jangan harus pakai server yang text mode nih?

Hari pertama gagal. Besok semua CD Linux yang di rumah mesti dibawa!

Esoknya, datang ke kantor pagi-pagi. Googling … cari alternatif linux yang proven jalan di Proliant 1600. Hasilnya: Red Hat, Suse dan Gentoo. So far, Mandrake, Debian dan Ubuntu juga ada tapi belum proven. Yo wis, padahal paling familiar sama mereka, tapi apa boleh buat?

Penasaran, coba Mandrake 10 dulu dengan text mode. Instalasi sukses, tapi problem serupa dengan Ubuntu. X-Server ngga naik. Males ngoprek lagi, langsung ganti dengan Red Hat 9. Ternyata stuck … monitor unknown, begitu kata Anaconda. Wah kenapa nih? Googling lagi, ketemu jawabnya!

http://www.fixya.com/support/t94638-problem_install_rh9_proliant_1600, ternyata just simple ketik option “linux nousb” dan wusssss …. instalasi berjalan lancar. Reboot, dan tampilan topi merah muncul di layar. Alhamdulillah!

Di hari kedua, server tua saya sudah berkibar .. siap untuk di’oprek’ 🙂

Ketika saya pamer sama System Administrator saya, dia malah ngeledek, “tuh saya nginstall Windows Server 2008 cuma 2 jam, Pak?”

Huh!

hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: