Afterglow

#----------------------------------PLEASE NOTE---------------------------------#
#This file is the author's own work and represents their interpretation of the #
#song. You may only use this file for private study, scholarship, or research. #
#------------------------------------------------------------------------------##
                             Afterglow    (Genesis)

     G  /  Gmaj7  /  C/G  /  Gsus  /  G  /  Gmaj7  /  C/G  /  F  D

    G         Gmaj7     C/G           Gsus
     Like the dust that settles all around me

    G       Gmaj7      C/G   F   D
     I must find a new home

    G             Gmaj7      C/G             Gsus
     The ways and holes that used to give me shelter

    E            A         B  /  G  D
     Are all as one to me now

         Eb                Fm                   Db        Eb
     But I, I would search everywhere, just to hear your call

                     Fm
     And walk upon stranger roads than this one

           Db                     Eb      Bb       C  /  Gsus  /
     In a world I used to know before, I miss you more

    G        Gmaj7   C/G           Gsus
     Than the sun reflecting on my pillow

    G             Gmaj7         C/G   F   D
     Bringing the warmth of new life

    G        Gmaj7       C/G         Gsus
     And the sounds that echoed all around me

    E             A                 B  /  G  D
     I caught a glimpse of in the night

         Eb                 Fm                    Db      Eb
     But now, now I've lost everything, I give to you my soul

                    Fm
     The meaning of all that I believed before

        Db                        Eb       Bb       C
     Escapes me in this world of none, no thing no-one

                        Dm                   Bb        C
     And I would search everywhere, just to hear your call

                      Dm
     And walk upon stranger roads than this one

           Bb                     C
     In a world I used to know before

                       Dm                    Bb      C
     For now I've lost everything, I give to you my soul

                    Dm
     The meaning of all that I believed before

        Bb                        C       G        A
     Escapes me in this world of none, I miss you more

      D  /  Dmaj7  /  G  /  Dsus  /  D  /  Dmaj7  /  G  /  C  A
     [                                                           ]  Repeat

http://www.ultimate-guitar.com/tabs/g/genesis/afterglow_crd.htm

Incognito: Private Browsing Google Chrome

Well, seperti halnya Safari Browser dari Apple, Google Chrome juga memanjakan usernya dengan feature ini. Browsing tanpa takut terlacak. Good solution buat yang suka browsing “aneh-aneh”. Hihihihihi …

Pilih “Customize and Control Google Chrome” (itu yang gambar kunci di kanan atas), dan pilih “New Incognito Window” (Ctrl+Shift+N)

berikut kutipan penjelasan mengenai Incognito ketika kita masuk ke feature itu:

==================================

You’ve gone incognito. Pages you view in this window won’t appear in your browser history or search history, and they won’t leave other traces, like cookies, on your computer after you close the incognito window. Any files you download or bookmarks you create will be preserved, however.

Going incognito doesn’t affect the behavior of other people, servers, or software. Be wary of: Websites that collect or share information about you Internet service providers or employers that track the pages you visit Malicious software that tracks your keystrokes in exchange for free smileys Surveillance by secret agents People standing behind you Learn more about incognito browsing.

Kompas: Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hijau…

Sedih ya … ironis sekali jika dibandingkan dengan berita soal makelar kasus dan cicak  buaya.

Kalau begini, apa bisa pemimpinnya masuk surga?

=============================

kutipan Kompas Online

JUMAT, 20 NOVEMBER 2009 | 08:09 WIB Madina Nusrat Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).

Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk dijadikan bibit. Nenek tujuh cucu yang buta huruf ini sesekali melemparkan pandangan kepada beberapa orang yang dikenal guna memperoleh kekuatan. Ia berusaha memastikan bahwa pembelaannya dapat meyakinkan majelis hakim. Dengan menggunakan bahasa Jawa ngapak (dialek Banyumasan) bercampur bahasa Indonesia, Minah menuturkan, tiga buah kakao itu untuk menambah bibit tanaman kakao di kebunnya di Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. ”Kalau dipenjara, inyong (saya) enggak mau Pak Hakim. Namung (cuma) tiga buah kakao,” ujar Minah kepada majelis hakim. Minah mengaku sudah menanam 200 bibit pohon kakao di kebunnya, tetapi ia merasa jumlah itu masih kurang. Namun, belum sempat buah tersebut dibawa pulang, seorang mandor perkebunan, Sutarno, menegurnya. Minah lantas meminta maaf dan meminta Sutarno untuk membawa ketiga buah kakao tersebut. Alih-alih permintaan maafnya diterima, manajemen PT RSA 4 malah melaporkan Minah ke Kepolisian Sektor Ajibarang, akhir Agustus lalu. Laporan itu berlanjut pada pemeriksaan kepolisian dan berakhir di meja hijau. Minah sudah berusaha melepaskan diri dari jerat hukum. Tapi usahanya sia-sia.

Hukum yang mestinya mengayomi masyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya tak memberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran rupiah uang rakyat melenggang bebas dari sanksi hukum.

Di Jawa Tengah, misalnya, empat bekas anggota DPRD dan aparat Pemerintah Kota Semarang yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kota Semarang tahun 2004 sebesar Rp 2,16 miliar divonis bebas. Mereka bebas dari sanksi hukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali mereka. MA menyatakan keempat terpidana itu tidak melakukan tindak pidana. Muramnya penuntasan masalah hukum di Jateng masih ditambah lagi dengan putusan hakim yang hanya memberikan hukuman percobaan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya dijatuhkan kepada Ketua DPRD Jateng periode 1999-2004, Mardijo. Terdakwa korupsi dobel anggaran APBD Jateng sebesar Rp 14,8 miliar ini hanya diberi hukuman percobaan selama dua tahun.

Minah memang tak mengerti masalah hukum seperti para terpidana dan terdakwa kasus korupsi itu. Namun, dengan berkata jujur, ia memiliki keyakinan bahwa ia mampu menghadapi rimba hukum formal yang tidak dimengertinya sama sekali. Terhitung tanggal 13 Oktober sampai 1 November, Minah menjadi tahanan rumah, yakni sejak kasusnya dilimpahkan dari kepolisian kepada Kejaksaan Negeri Purwokerto. Sejak itu hingga sekarang, ia harus lima kali pergi pulang memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto. Rumah Minah di dusun, di pelosok bukit. Letaknya sekitar 15 kilometer dari jalan utama Ajibarang-Wangon. Perjalanan ke Purwokerto masih menempuh jarak sejauh 25 kilometer lagi. Jarak sepanjang itulah yang harus ditempuh Minah setiap kali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Pengadilan Negeri Purwokerto. Satu kali perjalanan ke Purwokerto, Minah mengaku, bisa menghabiskan Rp 50.000 untuk naik ojek dan angkutan umum. Ditambah lagi untuk makan selama di perjalanan. ”Kadang disangoni anak kula (kadang dibiayai anak saya),” katanya. Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim juga pernah bertanya kepada Minah, siapa lagi yang memberikannya ongkos ke Purwokerto. ”Saya juga pernah dikasih Rp 50.000 sama ibu jaksa, untuk ongkos pulang,” kata Minah sambil menoleh kepada jaksa penuntut umum Noor Haniah. Noor Haniah yang mendengar jawaban itu hanya dapat memandang lurus ke Minah.

Elegi Minah tentang tiga kakao yang diambilnya melarutkan perasaan majelis hakim. Saat membacakan pertimbangan putusan hukum, Ketua Majelis Hakim Muslich Bambang Luqmono sempat bersuara tersendat karena menahan tangis.

Muslich mengaku tersentuh karena teringat akan orangtuanya yang juga petani. Majelis hakim memutuskan, Minah dihukum percobaan penjara 1 bulan 15 hari. Jadi, Minah tak perlu menjalani hukuman itu, dengan catatan tidak melakukan tindak pidana lain selama masa percobaan tiga bulan. Persidangan ditutup dengan tepuk tangan para warga yang mengikuti persidangan tersebut. Kasus Minah bisa menjadi contoh bahwa penuntasan masalah hukum di negeri ini masih saja berlangsung tanpa mendengarkan hati nurani, yaitu rasa keadilan….

Opensuse 11.2 was Released!

I was few days late for this news, can’t wait to try …

====================

The openSUSE Project is pleased to announce the release of openSUSE 11.2.  openSUSE 11.2 includes new versions of GNOME, KDE, OpenOffice.org, Firefox, the Linux kernel, and many, many more updates and improvements. In 11.2 you’ll find more than 1,000 open source desktop applications. openSUSE also includes a full suite of server software and a rich selection of open source development tools.

You can find a bevy of screenshots and more on the openSUSE wiki, and a lengthy list of packages and version numbers on DistroWatch.

Let’s take a look at some of the more interesting features of openSUSE 11.2!

Complete release can be seen at this link —> http://news.opensuse.org/2009/11/12/opensuse-11-2-released/