(Tidak) Fanatik pada Satu Operating System

Apakah ada orang yang fanatik pada satu Operating System?

Pertanyaan ini muncul ketika saya melihat ada yang memformat habis Macbook nya untuk diganti dengan Ubuntu.  Kenapa ya? Bukankah ketika kita memutuskan untuk membeli perangkat Mac (yang relatif mahal itu) yang kita beli adalah operating systemnya yang “katanya” spesial itu?

Kalau saya sih jelas tidak punya fanatisme kepada operating system tertentu. Saat ini tergantung kebutuhan saja. Anak-anak saya pakai PC Windows Seven untuk main games, Ubuntu 11.04 saya pakai di kantor untuk keperluan kerja dan experimental. Sedang MacOSX Lion untuk any private purpose. Menurut saya asyik aja bila kita bisa menguasai berbagai macam OS, meski tidak harus “fasih”. Tapi memang in most of my time, saya pakai Ubuntu 11.04.

Tapi memang di antara ketiga OS itu, Linux lebih memberikan tantangan tersendiri. Karena sifatnya yang “open source” itu maka user diberikan kemerdekaan untuk memodifikasi systemnya. Mungkin karena itu kadang suka nggak mulus jalannya … hehehe.

Atau mungkin karena “tantangan” itu ya, yang membuat mesin Mac diinstall Ubuntu.

Kalau saya sih, mending install di virtual aja dah 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s