OSX High Sierra Upgrade – Sebuah Catatan

Week end ini salah satu “To Do” item saya adalah mencoba melakukan upgrade OS pada Macbook Pro saya yang saat ini mempergunakan OS Sierra ke versi yang lebih tinggi yaitu High Sierra. Beruntung, meski sudah tergolong “tua” mesin saya ternyata masih disupport untuk bisa ikut mencicipi OS terbaru besutan Apple ini.ย 

Sebagai langkah awal proses upgrade adalah melakukan riset “Do’s and Don’t” yang perlu diingat ketika melakukan proses upgrade ini. Banyak situs yang memberikan informasi mengenai hal ini. Googling aja, umumnya mereka menyarankan untuk melakukan pengecekan kompatibilitas mesin, kemudian -tentu saja- backup terlebih dahulu dan ini yang penting: pengecekan sisa space storage. Proses upgrade memerlukan sekitarnya 15-20GB tambahan sehingga Anda perlu memastikan kecukupan space yang tersisa di hard drive Anda. Dalam kasus saya, hard drive saya masih ada space sekitarnya 60GB jadi seharusnya Ok. Jadi saya putuskan untuk “go ahead”.

Saya melakukan upgrade melalui App Store. Tinggal cari High Sierra di App Store, click Download dan biarkan proses berjalan secara otomatis. Cukup makan waktu prosesnya, dan akan ada restart beberapa kali. Dalam kasus saya memakan waktu sekitarnya 3 jam. So, jangan lakukan hal ini ketika jam kerja atau ketika pekerjaan Anda sedang “peak” ๐Ÿ™‚

Upgrade selesai, dan coba login … lancar. Coba semua applications, looks okey … tapi ternyata … very slow. Performance mesin jadi lambat sekali. Cannot accept it!

Googling dan ketemu beberapa artikel terkait hal ini. Ternyata “known problems”. Berikut beberapa article mengenai hal ini:

https://www.softwarehow.com/high-sierra-slow/
https://techsviewer.com/macos-high-sierra-slow-fixes/

Secara garis besar menyatakan bahwa OS ini memerlukan resource lebih besar untuk bekerja. Dan umumnya menyatakan bahwa langkah pertama troubleshoot adalah memastikan disk space dalam posisi cukup, artinya saya harus membuang file-file yang tidak diperlukan lagi atau memindahkan file tersebut ke media penyimpanan lain. Setelah hapus ini itu, akhirnya sisa disk space saya bertambah jadi 80GB. Barulah, performance kembali normal.

Jadi kesimpulan yang saya bisa ambil hari ini adalah: jika Anda tidak perlu fitur-fitur dari High Sierra dan cukup happy dengan Sierra, saya tidak recommend Anda untuk upgrade. Terutama apabila Anda memiliki mesin yang cukup usang (early 2011) seperti punya saya ๐Ÿ™‚

Again, pengalaman adalah guru yang terbaik.

 

Advertisements

IOS 11 – Masih Bisa Pakaikah Perangkat Anda?

Baru-baru ini Apple mengumumkan rencana mengenai dirilisnya OS perangkat mobile terbarunya yakni IOS 11 dalam acara tahunan mereka WWDC17. Seperti biasa, para fans Apple sudah tidak sabar menanti apa saja fitur barunya meski OS ini baru akan resmi dirilis pada sekitar bulan September tahun ini.

Jangan buru-buru bahagia dulu, sebelumnya cek dulu perangkat Anda apakah masuk daftar perangkat yang didukung (atau bisa memakai) IOS 11 sebagaimana dikutip dariย http://osxdaily.com/2017/06/06/ios-11-compatible-devices-list/ ย  ini:

Kalau perangkat Anda tidak termasuk, Anda tetap punya pilihan untuk tetap di IOS 10. Tapi jika Anda ingin sekali memakai IOS 11, mungkin Anda perlu menabung mulai sekarang ๐Ÿ™‚